
Harga perak (XAG/USD) bergerak naik mendekati $32,60 selama jam perdagangan Eropa pada hari Jumat(2/5). Logam putih ini menguat karena Dolar AS (USD) terkoreksi menjelang data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) untuk bulan April, yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, menelusuri kembali mendekati 99,90 dari level tertinggi dua minggu di 100,37. Secara teknis, Dolar AS yang lebih rendah menjadikan harga Perak sebagai taruhan yang bernilai bagi investor.
Laporan NFP AS diharapkan menunjukkan bahwa perekonomian menambah 130 ribu pekerja baru, jauh lebih rendah dari angka Maret sebesar 228 ribu. Tingkat Pengangguran terlihat stabil di 4,2%. Investor akan mencermati data NFP AS karena akan menunjukkan dampak tarif timbal balik yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada apa yang disebut "Hari Pembebasan" pada tanggal 2 April. Data pasar tenaga kerja akan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap prospek kebijakan moneter Federal Reserve (Fed).
Selain itu, harapan akan meredanya perang dagang antara AS dan Tiongkok juga telah mendukung harga Perak. Permintaan Perak sebagai input industri akan meningkat jika sengketa tarif Tiongkok-AS terselesaikan. Pakar pasar akan merevisi proyeksi ekonomi mereka untuk Tiongkok jika Tiongkok mengamankan kesepakatan perdagangan dengan AS, yang sebelumnya telah diredam. Perak memiliki aplikasi di berbagai industri seperti Kendaraan Listrik (EV), pertambangan, dan elektronik, dll.
Namun, meredakan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok akan mengurangi permintaan Perak sebagai aset safe haven. Secara historis, daya tarik aset safe haven, seperti Perak, meningkat di tengah meningkatnya ketegangan ekonomi global. (Newsmaker23)
Sumber: FXStreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...